Rabu, 08 Januari 2014

Luapan Emosiku Padamu



Sesaat pasca kebersamaanku dengan kekasihku
Bumi seakan berhenti sejenak
Seraut wajah yang sebenarnya membayangkan wajahnya pun aku enggan
Menyerang alam fikirku
Seakan seperti hantu terus dan terus menghantui fikiranku
Untuk mengigat atau membayangkannya sebenarnya aku enggan
Otak dan alambawah sadarku seakan bosan
Menikmati seraut wajah yang membuatku memuntahkan luapan emosiku padamu
Sejujurnya aku tak ingin meluapkan sumpah serapahku padamu
Namun, kau memaksaku dengan menghantui kehidupanku
Tidakah kau bosan dengan itu semua?
Aku disini lelah merasakan serangan yang kau lakukan dengan tak terduga
Aku mohon….
Hidupku adalah hidupku dan hidupmu adalah hidupmu
Hanya keselarasan yang aku impikan

Yogyakarta, 09 Mei 2011


Tidak ada komentar:

Posting Komentar