Kata-kata bernada asmara
Masih enggan bermuara
Terbungkam pada rayuan keresahan
Ada pasungan pada kebebasan
Tak mudah untuk merangkai kata
Ada rasa yang dipaksakan
Walau itu menyakitkan dalam dada
Namun tersamarkan oleh tirai senyuman
Sampai kapan senyuman itu direkayasa
Jika hati selalu terluka karna dusta
Ini adalah perjalanan kehidupan
Bersingunggan dengan realita
Retakan-retakan mulai berlari
Menuju perpecahan yang masih tertahan
Jika diri masih mengkebiri hati
Apa hendak dikata aku hanya manusia
Yang tak ingin menjadi sia-sia
Dan tak ingin pula ada yang tersiksa
Walau hati sendiri memberontak
Kini otak makin berteriak
Biarkan nada-nada berjalan pada rel kehidupan
Menanti akhir yang tersenyum
Yogyakarta, 15 Februari 2015
Masih enggan bermuara
Terbungkam pada rayuan keresahan
Ada pasungan pada kebebasan
Tak mudah untuk merangkai kata
Ada rasa yang dipaksakan
Walau itu menyakitkan dalam dada
Namun tersamarkan oleh tirai senyuman
Sampai kapan senyuman itu direkayasa
Jika hati selalu terluka karna dusta
Ini adalah perjalanan kehidupan
Bersingunggan dengan realita
Retakan-retakan mulai berlari
Menuju perpecahan yang masih tertahan
Jika diri masih mengkebiri hati
Apa hendak dikata aku hanya manusia
Yang tak ingin menjadi sia-sia
Dan tak ingin pula ada yang tersiksa
Walau hati sendiri memberontak
Kini otak makin berteriak
Biarkan nada-nada berjalan pada rel kehidupan
Menanti akhir yang tersenyum
Yogyakarta, 15 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar