Senin, 17 Maret 2014

Belajar Menjadi Bijak



Kerapuhan jiwa ini
Menjadikan terluka pada hati
Membuat patah asa jiwa ini
Terjatuh pada noda hitam
Itu semua hanya sesuatu yang tertunda
Tuhan berilah aku arti
Semua ini belum terlambat
Aku takhanya diam
Menyusun rencana besar dalam perjalanan ini
Menanti sebuah jawaban dan keajaiban
Sang penghibur itu siapagerangan dirinya
Ketakjuban membuatku belajar menjadi bijak
Diatas bumi kita berpijak hanya mengikuti kemana angin berhembus
Aku sadar semua tak sama
Ternyata cinta memperingatkan kita akan tempat terkhir
Dimana cahaya mata taklagi berbinar

Yogyakarta,18 September 2011


Pesta Belum Usai



Lebaran telah berlalu...
Namun pesta belumlah berhenti disitu
Pesta akan berhenti di akhir bulan ini
Pesta apakah itu?
Ya....
Pesta pernikahan....!?
Setelah lebaran berlalu....
Orang-orang berbondong-bondong melakukan pernikahan
Entah apa yang menjadi alaan mereka melakukan pernikahan setelah lebaran
Lebaran itu menguran uang
Begitulah kata orang...
Dengan berbagai alasan ia mengucapkan
Berawal dari pesta lebaran, liburan dan pesta perkawinan tentunya
Ya.... begitulah yang terjadi pada lebaran kali ini

Kebumen, 13 September 2011

Rabu, 12 Maret 2014

Memutar Waktu...!!!



Memutar waktu...!!!
Kata itu sering terucap dalam sebuah kehidupan
Waktu adalah hal yang begitu jauh dari kita
Semenit yang telah berlalu tidak akan kembali lagi[1]
Memutar waktu...!!!
Jika aku bisa melakukanya...?!
Aku ingin kembali pada masa balita
Dimana masalah belumlah menjadi fikiran
Melihat masa balita begitu menyenangkan
Tiada beban dan fikiran yang memberatkan
Hanya senyuman dan tangisan yang sempai
Hari ini berbuat sesuatu, esok hari telah berlalu
Begitu indah masa balita...
Itu semua bisa terjadi andai saya aku bisa memutar waktu...

Kebumen,13 September 2011



[1] Coretan ini aku tuliskan pada saat aku sedang berandai-andai ingin kembali dimana masa aku merasakan kebahagian. Dan aku teringat pada anak dari sepupuku yang masih kecil. Kelihatanya menyenagkan, tiada rasa bersalah dan tanpa beban. Itulah yang aku inginkan.

Mengejar Dunia



Dunia...
Didunia ini kita hanya sementara
Namun, tiada pernah puas akan semua
Punya harta banyak menjerit
Apalagi punya harta sedikit
Didalam dunia ini tidak akan berhenti rasa inggin memiliki
Rasa kurang selalu terbayang
Dunia boleh kita kejar
Namun kita jangan terlalu dibuat gila karnanya
Harta, memanglah perlu
Namun jangan terlalu bernafsu
Tahta dan jabatan di idamkan
Namun jangan menjadikan jabatan sebagai ukuran
Semua akan terasa cukup jika kita bersyukur
Kepuasan akan datang jika kita belajar untuk ikhlas akan semua nikmatNYA

Kebumen, 13 September 2011

Alunan Kebesaran Tuhan



Takbir[1] telah berkumandang
Pada setiap Masjid dan Surau
Seakan membahana keseluruh pelosok nusantara
Kemenangan telah diraih dengan usaha yang gigih
Fitrah telah diraih menuju kasih
Suci menyelimuti hati yang bernyayi
Mengumandangkan Alunan kebesaran Tuhan
Hati tak lagi menanti
Hari Raya yang suci telah di hati
Semoga abadi tak terhapus bergantinya hari
Amin....

Kebumen, 30 Agustus 2011



[1] Tulisan ini aku tuliskan pada malam lebaran tahun 2011.